Senin, 29 Mei 2017

BATAL KAH PUASA KITA??

Dari Aisyah radhiallahu ‘anha,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mencium dan bercumbu dengan istrinya ketika puasa, namun beliau adalah orang yang paling kuat menahan nafsunya.” (HR. Al Bukhari dan Muslim)

riwayat yang lain, Aisyah juga mengatakan: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menciumku ketika beliau sedang berpuasa dan aku juga berpuasa.” (Abu Daud dengan sanad sesuai syarat Bukhari)

Dalam hadis Ummu Salamah juga menyebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciumnya ketika beliau sedang puasa (HR. Bukhari)

Sementara syarat tidak boleh keluar mani adalah hadis yang menyebutkan keutamaan puasa. Dalam hadis tersebut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan sifat orang yang berpuasa, dia tinggalkan makanan, minuman, dan syahwatnya, dalam hadis qudsi tersebut Allah berfirman:

Semua amal Ibnu Adam itu miliknya, dan setiap ketaatan dilipatkan sepuluh kali sampai 700 kali. Kecuali puasa, yang itu milik-Ku dan aku sendirilah yang akan membalasnya. Dia tinggalkan makanan dan syahwatnya karena-Ku.” (HR. Ad-Darimi, At-Thabrani, Ibnu Khuzaimah, dll)

Allah sifati orang yang berpuasa adalah orang yang meninggalkan syahwatnya. Artinya jika dia sampai keluar mani ketika mencumbu istrinya maka dia telah menunaikan syahwatnya, sehingga puasanya batal.

Semakna dengan hadis ini adalah riwayat dari Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhuma bahwa Umar bin Khothab radhiallahu ‘anhu, beliau mengatakan

Suatu hari nafsuku bergejolak maka aku-pun mencium (istriku) padahal aku puasa, kemudian aku mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku berkata: Aku telah melakukan perbuatan yang berbahaya pada hari ini, aku mencium sedangkan aku puasa. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Apa pendapatmu kalau kamu berkumur dengan air padahal kamu puasa?” Aku jawab: Boleh. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Lalu kenapa mencium bisa membatalkan puasa?” (HR. Ahmad dan dishahihkan Syu’aib Al Arnauth)

Suami sangat dekat dengan keluarnya mani. Namun selama tidak keluar mani maka tidak batal puasanya.

Read more https://konsultasisyariah.com/12739-batasan-mencumbu-istri-ketika-puasa.html

Selasa, 29 Maret 2016

IBuuu...AyaaaHh.. aNdai Saya meNjaDi HP Mu

BunDaa,, saya DisiNi..
BunDaa,, saYa aNakMu...
...
Apa Yang aDa di FikiRan kiTa sMua kEtiKa meLihat GamBar ini?
Apaaa Yang kaLian FikiRkan keTika MemBaca kaLimaT ini?
Apa? 😢
...
CoBa teNgoK aNak kiTa,, coBa Liyat MrEka..
KetikA mreka meLakUkan KesaLahan,, uMmi LanGsunG memuKuLnya,,meMbenTakNya,,memojoKkannya,,bahKan Tak JaraNg iBu menghuKumNya berLebihan...
TaNyakan Pada Hati NuRani iBuu..
TanYakan Pada Diri iBuu..
Siapa Yang iBu pUkuL iTu?
SiaPa Yang iBu huKum samPai ketakUtan sperTi iTu?
SiaPa iTu iBu?
ApaNya iBu?
...
PerNahKah iBu memiKirKan,, menGapa MreKa begiTu?
MenGaPa mReKa menjadi aNak Yang oRaNg sebuT nakaL?
MenGapa MreKa MenJadi aNak peNakUt?
MenGapa MreKa MenJadi penGganGgu?
PerNah iBu memikiRkan iTu?
Ibuuu..
AnakMu ada di dekatMu.
AnakMu aDa di dekatMu.
AnakMu.... ada,,,,, di dekatMu.
...
IBuuu..
KapaN terAkhir iBu memeLuk mreka?
KapaN terAkhiR iBu mengecUp keninGngNya?
KapaN terAkhiR iBu meNgeLus KepaLanYa?
Kapan terAkhiR iBu menAnYakan niLai di skoLahnYa?
Ibuu..
ANakMu.
Ibuuu...
ketiKA anAkmu MeNjadi peNakuT,,cOba.. iBu sudaH aPakan dia?
KetiKa mreka menCari ciNta di Luar,, kiRa kiRa iBu knaPa dia bGitu?
Ibuu...
bukan MenYaLaHkaNmu... hanYa mengiNgatKanMu.. jika aNakMu aDaLah cermiNaN mu di ruMah..
BuKan MenyudutKaNmu,,karNa kaU aDaLah MaLaikat smUa aNak,, jadi Tak aDa aNak YanG inGin iBunya menJadi miLik HP.
Ibuu..
Jika Yang hiLang Hp Mu... sbeRapa PusinG dirimu?
Jika aNakMu yanG hiLang.. sbeRapa Pusingkah engkau..
Dan..
Jika Yang hiLang aDaLah CINTA anakMu?
BagaiMana Kau MengemBaLikannya?
AdaKah CINTA itu dijuaL di CouNter? Sperti puLsa HP mU.. ibu?
Ibuu..
Kami aNakmU...
MenAntikanMu... memBacaKan donGeng,,makan BersaMa,,berCanDa BeraSama atau HanYa skedar peLuK bErsama...
Ibuu
AnakMu.. buKan Hp Mu..

Sabtu, 26 Maret 2016

Mai satUrday naiGht

HuJann...
HuJaannn.. aPakah Kau memBawa Pesan maLam iNi uNtuKku?
PesaN unTuk memBasuh WajahKu yaNg sendu..
PesaN yaNg maMpu mendinGinkan Rasaku..
PesAn yaNg bisa MemeLuKku daLam LarUtMu..
PesaNn..
PesaN yang kubuTuHkan..
Pesan yang BerkesaN..
Pesan yaNg meneLan Rasa Biasa DaLam hiduP..
PesaNn yanG bUkan SkedaR saPa..
PesaNn daLam Hujan..
HuJan daLam PesaN..
...
HuJan..
AdaKah PesaN yang Kau Titipkan Pada Ku Tiap tetesMu unTuKku?
YaNg meLaruTkan BekUan daLam LaRakU.
PesaN..
Hujan?
...

Selasa, 24 November 2015

CaNtik ALAMI ataU CaNtik ALA MIE??

Apa itu Kosmetik Organik ?
-
-
-
-
^_^

Bahan organik semakin jadi idola. Termasuk untuk bahan produk perawatan tubuh. Semakin canggih teknologi produk kecantikan kulit, justru semakin beralih ke bahan herbal dan tentu saja organik.

Mulai dari produk perawatan sehari-hari, hingga produk riasan yang telah menjadi kebutuhan wanita untuk tampil makin bergaya.

Sebetulnya apa yang dimaksud dengan produk kecantikan berbahan organik? Kata kuncinya adalah tanpa bahan kimia. Semakin sedikit bahan kimia yang terkandung dalam produk kecantikan itu, semakin bisa disebut organik.

Selain itu, produk organik juga tidak memakai bahan-bahan yang bisa merusak lingkungan. Baik untuk produknya, bahan kemasan, hingga proses pembuatannya yang ramah lingkungan.

Natural versus organik
Kenali label produk perawatan Anda. Selama ini kita sering terjebak dengan kata natural. Keterangan natural saja tidak cukup. Sebotol sampo dengan aroma buah-buahan atau herbal belum tentu benar-benar memakai bahan natural. Yang banyak digunakan adalah bahan kimia yang memiliki aroma atau esens seperti wangi bahan alami.

Untuk lebih aman, sebaiknya Anda pilih produk yang benar-benar berkomitmen dengan bahan alami dan organik.

Ini dia Rahasia Cantik dengan kosmetik Organik..
Pilih CANTIKMU.. ALAMI Atau ALA MIE..

Minggu, 17 Mei 2015

SiaPa biLanG WaniTa HAID tak bisa BeraMaL?

Amalan yang Bisa Dilakukan Wanita Haid

Islam tidaklah melarang umatnya untuk beribadah, selama tidak melanggar aturan. Karena setiap manusia dituntut untuk menjalankan ibadah selama hayat masih dikandung badan. Allah menegaskan dalam firman-Nya,

وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ

“Beribadahlah kepada Tuhanmu sampai datang kepadamu Al-Yaqin.” (QS. Al-Hijr: 99)

Para ulama tafsir sepakat bahwa makna Al-Yaqin pada ayat di atas adalah kematian.

Tak terkecuali wanita haid. Islam tidaklah melarang mereka untuk melakukan semua ibadah. Sekalipun kondisi datang bulan, membatasi ruang gerak mereka untuk melakukan amalan ibadah. Wanita haid masih bisa melakukan amalan ibadah.

Amalan ibadah yang bisa dilakukan wanita haid. Diantaranya,

1. Membaca Al-Quran tanpa menyentuh lembaran mushaf. InsyaaAllah, ini pendapat yang lebih kuat. Penjelasan selengkapnya bisa anda pelajari di: Hukum Wanita Haid Membaca Al-Quran | http://ayo.dakwah.in/1JQfmwf

2. Boleh menyentuh ponsel atau tablet yang ada konten Al-Qurannya. Karena benda semacam ini tidak dihukumi Al-Quran. Sehingga, bagi wanita haid yang ingin tetap menjaga rutinitas membaca Al-Quran, sementara dia tidak memiliki hafalan, bisa menggunakan bantuan alat, komputer, atau tablet atau semacamnya.

3. Berdzikir dan berdoa. Baik yang terkait waktu tertentu, misalnya doa setelah adzan, doa seusai makan, doa memakai baju atau doa hendak masuk WC, dll.

4. Membaca dzikir mutlak sebanyak mungkin, seperti memperbanyak tasbih (subhanallah), tahlil (la ilaha illallah), tahmid (alhamdulillah), dan zikir lainnya. Ulama sepakat wanita haid atau orang junub boleh membaca dzikir. (Fatawa Syabakah Islamiyah, no. 25881)

5.Belajar ilmu agama, seperti membaca membaca buku-buku islam. Sekalipun di sana ada kutipan ayat Al-Quran, namun para ulama sepakat itu tidak dihukumi sebagaimana Al-Quran, sehingga boleh disentuh.

6. Mendengarkan ceramah, bacaan Al-Quran atau semacamnya.

7. Bersedekah, infak, atau amal sosial keagamaan lainnya.

8. Menyampaikan kajian, sekalipun harus mengutip ayat Al-Quran. Karena dalam kondisi ini, dia sedang berdalil dan bukan membaca Al-Qur’an.

Dan masih banyak amal ibadah lainnya yang bisa menjadi sumber pahala bagi wanita haid. Karena itu, tidak ada alasan untuk bersedih atau tidak terima dengan kondisi haid yang dia alami.

Allahu a’lam

BerCaHaya KaRna WudhU

BERCAHAYA KARENA WUDHU

"Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat dalam keadaan bercahaya yang disebabkan dari bekas wudhu. Maka barangsiapa di antara kalian yang mampu untuk melebihkan cahayanya (batasannya) maka lakukanlah," (HR. Bukhari).

Ketika Ambil Wuduk niatkanlah dalam hati :

1. Ketika berkumur, berniatlah kamu dengan "Ya ALLAH, ampunilah dosa mulut dan lidahku ini"

2. Ketika membasuh muka, berniatlah kamu dengan "Ya ALLAH, putihkanlah mukaku di akhirat kelak, Janganlah Kau hitamkan muka ku ini"

3. Ketika membasuh tangan kanan, berniatlah kamu dengan "Ya ALLAH, berikanlah hisab-hisab ku di tangan kanan ku ini"

4. Ketika membasuh tangan kiri, berniatlah kamu dengan "Ya ALLAH, janganlah Kau berikan hisab-hisab ku di tangan kiri ku ini"

5. Ketika membasuh kepala, berniatlah kamu dengan "Ya ALLAH, lindunglah daku dari terik matahari di padang Mahsyar dengan Arasy Mu"

6. Ketika membasuh telinga, berniatlah kamu dengan, "Ya ALLAH, ampunilah dosa telinga ku ini"

7. Ketika membasuh kaki kanan, berniatlah kamu dengan "Ya ALLAH, Jangan gelincirkan kakiku ketika aku melintasi titian Siratul Mustaqim nanti"

8. Ketika membasuh kaki kiri, berniatlah kamu dengan "Ya ALLAH, bawakanlah daku pergi ke masjid-masjid, surau-surau dan bukan tempat-tempat maksiat serta ampunkanlah dosa2 aku"